SENI RUPA ABAD PERTENGAHAN


SENIRUPA KRISTEN AWAL (PURBA) ABAD 3-7
 
Seni pada masa ini merupakan kelanjutan dari seni rupa kuno, romawi dan byzantium. Pada awalnya, Kristen menolak adanya penggambaran pola-pola dekoratif yang menggambarkan hal-hal yang bersifat agamis dan spiritualis.
Setelah abad ke empat, dibawah pengaruh imperialisme, awal arsitektural Kristen sangat dipengaruhi oleh gaya kerajaan Romawi, yaitu bangunan berskala monumental. Gedung-gedung gereja dibagi menjadi dua tipe; hall yang berbentuk longitudinal-Bassilica; bangunan terpusat-mausoleum atau tempat pembaptisan.Eksterior gereja pada umumnya polos dan minus dekorasi yang kontras dengan nuansa interiornya yang cenderung dekoratif dan glamour.  Pembangunan gereja membawa pengaruh besar pada perkembangan seni lukis karena adanya kebutuhan untuk menghias dinding dan kubah dalam gereja. Awalnya perkembangan ini mucul dari kebiasaan bangsa Roma menghiasi dinding mereka dengan potongan pecahan batu pualam yang warna-warni yang disebut Tessare

SENI BYZANTIUM (Abad 5 – 1453)  

Pada dasarnya seni dizaman ini merupakan kelanjutan dari seni zaman Yunani. Tetapi terdapat perubahan mendasar tentang ketuhanan akibat pengaruh kristiani menyebabkan gaya seni yang dihasilkan masa ini berbeda dengan Yunani. Seni dimasa ini bertemakan tentang kejayaan Tuhan bapa, Yesus anaknya, dan Perawan Maria. Seni lukis realistis dan manusia telanjang tidak lagi terdapat di era ini.    Dua karya besar pada zaman Byzantin adalah : 1. Gereja San Vitale, Ravenna (Italia) Dibangun antara tahun 526-547. Bangunan berbentuk kubah sebagai pusat dan ditopang dengan bengunan berbentuk segi 8 (octogonal).
2. Hagia Sofia merupakan kombinasi yang menarik dari beberapa elemen, yaitu pemakaian as yang memanjang seperti bangunan Basilika, tetapi posisi altar terletak ditengah dan merupakan ruang persegi empat yang ditutup kubah dan di sanggah oleh 2 bentuk ½ kubah sehingga secara keseluruhan ruang altar menjadi bentuk oval panjang.

SENI ROMANESKA

Romanesque adalah suatu gaya seni yang muncul di seluruh Eropa di saat bersamaan terlepas dari kekuasaan yang ada di daerah atau di negara tersebut.Faktor yang mendorong perkembangan ini adalah:Kuatnya rasa keagamaan pada abad 11. Kerajaan yang dikuasai Islam telah bebas.Perniagaan berkembang lagi dan muncul kelas baru yaitu kelas menengah yang terdiri dari pengerajin dan pedagang. 

SENI RUPA  GOTHIK

Mata rantai yang menghubungkan seni, dalam hal ini adalah arsitektur, Eropa zaman pertengahan (Gothik) dengan seni arsitektur Romawi disebut dengan periode Romanesque. Karya seni patung Gothik awal adalah dari pengaruh agama Kristen, serta lahir dari dinding gereja dan biara. Patung yang terdapat di Chartres Cathedral (sekitar th. 1145) di Perancis merupakan karya patung awal zaman Gothik. Di Jerman, terdapat di Cathedral Bamberg dari tahun 1225. Di Inggris, karya patung hanya terbatas pada yang dipakai pada batu nisan serta dekorasi non figur (sebagian ini disebabkan karena ikonoklasme Cistercian). Di Italia, masih dipengaruh bentuk-bentuk zaman klasik, seperti yang terdapat pada mimbar Baptistery di Pisa serta di Siena. Kesenian di negara-negara sebelah utara pada abad 13, 14 dan 15 disebut : Gothic. Asal mula seni Gothic berhubungan dengan satu daerah yaitu di Ile De France. Masa dari 1150-1250 dikenal dengan Masa “Katedral-Katedral Besar”. Karena pada masa ini yang dominan adalah pembangunan gereja katedral, sementara puncak keemasan seni patung adalah sekitar th. 1220-1420. Selain itu, seni lukis mencapai puncak kreativitasnya sekitar th. 1300-1350 berpusat di Italia Utara


0 komentar:

Poskan Komentar